Komunitas Pecinta Sejarah: Pasang Surut Mencintai Sejarah Nusantara

Berbicara sejarah tentu akan banyak tafsir dan pendapat yang bisa dikemukakan sehingga satu sama lain, bisa saling mendukung namun terkadang juga bisa bertentangan, ada suatu pendapat yang pesimis namun di satu sisi ada pendapat yang optimis memandangnya. Salah satu pendapat yang pesimis  yang umum dikalangan anak muda adalah ungkapa terkenal, “kita tutup saja masa lalu, […]

Baca Selengkapnya

Perlawanan Berdarah di Palagan Malang- Besuki

Proklamasi yang di bacakan oleh Sukarno Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10 pagi di jalan Pegangsaan timur nomer 56 Jakarta gemanya bagai menghipnotis seluruh persada nusantara. Di seluruh pelosok tanah air, rakyat dari berbagai kalangan bahu-membahu mengumandangkan dan melaksanakan perintah Sukarno- Hatta untuk melaksanakan pemindahan kekuasaan dalam tempo yang sesingkat- singkatnya. Salah satu […]

Baca Selengkapnya

Imam Soedja’i, Jenderal Kepercayaan Bung Karno di Kancah Revolusi

Genta Revolusi Indonesia yang dimulai sejak 17 Agustus 1945 dengan dikumandangkannya Proklamasi di jalan Pegangsaan Timur nomor 56 Jakarta telah membangkitkan berbagai catatan suka duka dalam sejarah Nusantara yang kemudian dikenal dengan Republik Indonesia.  Catatan perjalanan yang penuh dengan kisah suka para tokoh pergerakan yang bahu membahu bersama rakyat dalam menggaungkan seruan Bung Karno dan […]

Baca Selengkapnya

Empu Sanibin, Sang Pembuat Wedhung Pusaka Dari Lereng Mahameru

Dalam banyak babad seperti Deca Warnana atau yang dikenal dengan Negara Kertagama maupun Pararaton disebutkan bahwa daerah Lamajang Tigang Juru yang dikuasai oleh Arya Wiraraja dan kemudian diteruskan oleh Maha Patih Mpu Nambi diceritakan bagaimana dahsyatnya perang Majapahit versus Lamajang Tigang Juru. Oleh : Mansur Hidayat Dua penguasa yang dahulu bahu membahu dalam menegakkan kekuasaan […]

Baca Selengkapnya

JEJAK – JEJAK SUCI DI LERENG MAHAMERU

Gunung Mahameru atau yang sekarang ini dikenal sebagai gunung Semeru pada masa yang lampau waktu jaman pra sejarah dan kemudian berlanjut ke masa Hindu Buddha merupakan gunung yang dianggap suci. Keyakinan Nusantara pada masa yang lampau sangat menghormati gunung di karenakan wujudnya yang menjulang seperti raksasa dan bahaya yang mengancam nyata di depan mata. Hal […]

Baca Selengkapnya

Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru

Berbicara sejarah Indonesia terutama untuk periode klasik Jawa Timur tidak bisa dilepaskan dari kisah kepahlawanan dari para tokoh dengan kerajaan besar seperti mahfumnya yang kita lihat dalam suatu kontestasi musik atau kompetisi olah raga. Juaranya tidak jauh dari yang “itu-itu saja” baik orang atau klubnya sehingga tampak menjemukan bagi yang melihatnya. Oleh : Mansur Hidayat […]

Baca Selengkapnya

Wong Tengger, Keturunan Hyang Hulun dan Penerus Kejayaan Majapahit

Beberapa waktu yang lalu, ada dua Desa Wisata Tengger yang masuk 100 Desa Wisata Indonesia  yaitu Desa Ranu Pani dan Desa Argosari yang berada di kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Masuknya dua desa tersebut terasa membanggakan namun juga memprihatinkan jika kita hanya berpangku tangan tanpa berbuat lebih jauh untuk merunut catatan sejarah dan perjalananannya. Oleh : […]

Baca Selengkapnya

Perjalanan Panjang Majapahit: Dari Hutan Terik Sidoarjo Sampai Ke Kedawung Jember

Kerajaan Majapahit adalah sebuah kerajaan yang mempunyai sejarah gemilang tidak hanya dalam sejarah Jawa, namun juga mencapai tinta emas dalam penyatuan Nusantara. Kerajaan yang bersifat Syiwa Buddha ini telah mampu membentangkan kekuasaannya dari pulau Malaka sampai dataran Papua sehingga menjadi kerajaan yang disegani tidak hanya di Asia namun juga di berbagai belahan dunia. Oleh : […]

Baca Selengkapnya

Perguruan Pencak Organisasi (PO): Lahir Dari Pergerakan, Dikembangkan Oleh Tentara

Berbicara lahirnya perguruan silat Pencak Organisasi (PO) tidak bisa dilepaskan dari situasi pergerakan nasional Indonesia dalam menentang penjajahan Belanda. Pada sekitar tahun 1911 pergerakan nasional di tandai dengan kelahiran sebuah organisasi dagang bernama Rekso Rumekso yang dipimpin oleh Haji Samanhudi yang merupakan seorang pedagang batik sukses dari Surakarta untuk menyaingi organisasi Kong Sing milik kaum […]

Baca Selengkapnya

Komplek Pemujaan Sang Batara Syiwa, Dulu Disucikan Sekarang di Terlantarkan

Dalam catatan sejarah, timbul tenggelamnya suatu kerajaan di Nusantara biasanya didukung para agamawan  sebagai sebuah kelompok yang mempunyai pengaruh penting bagi masyarakat. Oleh : Mansur Hidayat Kita bisa melihat bagaimana raja Airlangga menyelamatkan diri dan bahkan kemudian naik tahta karena dukungan kaum Brahmana di hutan-hutan. Demikian juga jika kita melihat perlawanan kaum agamawan yang ada […]

Baca Selengkapnya