Pura Mandara Giri Semeru Menurut Perpektif Anak Muda

Citizen Jurnalistik

Bagi sebagian masyarakat Lumajang tentunya sudah tidak asing lagi dengan Pura Mandara Giri Semeru Agung.

Oleh : Ananda Kenyo

Pura yang terletak di kawasan Senduro ini sangat eksis di kalangan anak muda.Tak jarang mereka sering mampir walaupun hanya sekedar berswafoto untuk mengabadikan pesona keindahan Pura Mandara Giri Semeru Agung.

Menurut Sahrul Gunawan (20) anak muda asli Lumajang, keberadaan Pura Mandara Giri Semeru di Kabupaten Lumajang akan mempermudah ibadah masyarakat yang beragama Hindu walaupun tergolong minoritas.

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa dengan adanya Pura di suatu daerah bias menunjukkan betapa toleransinya masyarakat daerah tersebut dengan ke-aneka ragaman agama yang ada di Indonesia.

“Secara budaya, Pura Mandara Giri Semeru Agung memiliki nilai historis yang kental dan indah untuk diceritakan secara turun-menurun, hal ini yang menjadi keunikan dan kearifan local daerah Lumajang” imbuhnya.

Pandangan mengenai Pura Mandara Giri Semeru Agung

Pura Mandara Giri Semeru Agung merupakan Pura tertua di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Pura ini memiliki nilai sejarah yang sangat luar biasa di cerita agama Hindu dan bukan hanya itu, Pura ini menjadi pusat beribadah umat yang beragama Hindu di Indonesia (ibarat ka’bahnya orang islam), betapa luar biasanya Lumajang sebagai kota kecil bisa menjadi tempat berdirinya Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Sahrul, sapaan akrabnya memiliki kesan tersendiri denganadanya Pura Mandara Giri Semeru Agung. “Kesan saya berbanggalah kita menjadi masyarakat Lumajang menjadi tempat didudukinya Pura mandharagiri Semeru Agung dan menjadi tuan rumah umat agama Hindu yang sedang beribadah ke Lumajang.”

Tak hanya itu ia juga berpesan agar kita semua tetap menjaga kelestarian dan toleransinya serta mengajak untuk menjunjung tinggi ke-aneka ragaman tanpa terpisah tembok perbedaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.